Berita :: Seputar Sumedang
RSU Sumedang Bangun Ruang Antisipasi Penculikan Bayi
Rabu, 20 Januari 2010 22:23 WIB
Rumah Sakit Umum (RSU) Sumedang membangun ruangan perawatan bayi baru lahir atau perinatologi yang nyaman dan luas dengan biaya Rp 4,3 miliar. Untuk masuk ke ruangan ini hanya petugas khusus dan tidak boleh sembarang orang bisa keluar masuk.
"Kami membangun khusus ruangan perinatologi sekaligus ruang IGD ibu bayi. Ruangan ini steril dan tak bisa sembarang orang masuk. Pengamanannya ketat untuk mencegah penculikan bayi," kata direktur RSU dr Hilman Taufiq, Selasa (19/1).
Menurutnya, saat ini banyak berita kejadian penculikan bayi di rumah sakit. "Keluarga yang mau melihat bayi itu hanya melihat dari balik kaca saja. Bahkan ibunya yang melahirkan saja tidak bisa masuk kecuali kalau akan menyusui," kata Hilman, sembari menambahkan tamu atau keluarga hanya bisa menjenguk saat jam besuk.
Kalau akan disusui, petugas akan membawa bayi itu dan mengatarkannya ke ruangan ibunya yang dirawat di ruangan lain yang bersebelahan. "Jadi ada ruangan perawatan bayi lahir serta ruangan ibunya yang baru melahirkan," jelas Hilman.
Ruangan perinatologi ini sangat luas dan nyaman serta saling berhubungan. "Untuk ruangan ibu melahirkan ada sembilan bed atau tempat tidur. Setelah melahirkan bayi dibawa ke ruangan perinatologi yang telah tersedia 12 inkubator," ujar Hilman.
Setelah melahirkan ibunya masuk ke ruangan yang ada di samping ruangan perinatologi. "Ruangan IGD ibu bayi ini saling berhubungan dengan bank darah serta dengan ruang tindakan operasi. Sehingga kalau terjadi kegawatdaruratan bisa langsung ditanggulangi," katanya lagi.
Menurut Hilman pembangunan ruang IGD ibu dan anak ini sebagai implementasi dari Perda Kesehatan Ibu Bayi Lahir dan Anak balita (Kibla). "Ruangan IGD ibu dan bayi ini merupakan yang pertama kali dai Jabar dan menjadi proyek percontohan," kata Hilman. (Sumber: http://tribunjabar.co.id/read/artikel/14809/rsu-sumedang-bangun-ruang-antisipasi-penculikan-bayi)
Baca juga:
- Pencuri Motor Tepergok di Alun Sumedang
- Dua Rumah Kosong Dibobol Maling
- Ferry Terkapar di Cadaspangeran
- Devi Tewas dengan Telinga Berdarah
- Pabrik Benang Terbakar, Kerugian Rp 10 M


