Berita :: Seputar Sumedang


Partai Golkar Tolak APBD Sumedang


Rabu, 20 Januari 2010 21:54 WIB

Fraksi Partai Golkar DPRD Sumedang menolak penetapan APBD 2010 dalam sidang paripurna penetapan ABPD, Rabu (20/1). Bahkan fraksi yang memiliki 10 kursi ini memilih meninggalkan ruang sidang alias walk out (WO) seusai ketua fraksi menyampaikan pendapat akhir.

"Fraksi Golkar menolak penetapan APBD 2010 dan tidak terlibat dalam pelaksanaan anggarannya. Saya meminta semua anggota fraksi meninggalkan ruangan," kata Ketua Fraksi Golkar H Deden Yayan Rusyanto.

Setelah mendapat intsruksi itu sembilan dari sepuluh anggota fraksi yang hadir, termasuk Wakil Ketua DPRD Edi Askhari, memilih hengkang dari ruangan diiringi tepuk tangan.

Namun entah kaget atau binggung para anggota fraksi yang duduk di deretan meja depan sebelah barat memilih keluar ke pintu samping ke arah toilet dibanding ke pintu utama. "Enya reuwas kareureuhnakeun. Saya sendiri kaget," kata seorang anggota Fraksi Golkar. Mereka langsung memilih pulang dan meninggalkan gedung DPRD.

Golkar meminta supaya pos dana fleksibel bantuan sosial bupati dan wakil bupati jangan diberikan karena kondisi keuangan daerah yang mengkhawatirkan. Untuk bantuan dana fleksibel bupati dan wakil bupati ini disiapkan Rp 2 miliar.

Sementara untuk dana pasilitasi anggota DPRD sebesar Rp 2,5 miliar. Dana fleksibel dan pasilitasi anggota DPRD itu mencapai Rp 4,5 miliar.
Deden menyebutkan sebaiknya dana itu dialokasikan untuk penanggulangan bencana alam serta dimasukan menjadi program  dan kegiatan wajib di SKPD. (Sumber: http://tribunjabar.co.id/read/artikel/14804/partai-golkar-tolak-apbd-sumedang)



Baca juga: