Berita :: Seputar Sumedang
Pencuri Motor Tepergok di Alun Sumedang
Senin, 22 Februari 2010 22:06 WIB
harus mengakhiri aksi menjadi pemetik motor di kawasan Alun-alun Sumedang. Bujangan yang hanya mengenyam pendidikan sampai kelas tiga SD ini gagal mencuri motor yang ke-24.
"Saya ketahuan dan tepergok massa setelah gagal mencuri motor di Alun-alun Minggu (21/2) siang," kata anak pertama dari tiga bersaudara asal Cileduk, Desa Cimungkal, Kecamatan Wado usai diperiksa di unit Curanmor Reskrim Mapolres, Senin (22/2).
Ketika gagal mencuri motor Yamaha Jupiter Nopol AA 5156 KM di Alun-alun itu, Nanang memilih meninggalkan motor. "Kunci motor sudah berhasil dibuka dengan menggunakan kunci leter T tetapi tak juga bisa menyala saat dihidupkan sehingga saya memilih kabur," kata Nanang.
Setelah gagal mencuri motor milik Amin Mustakin (25) asal Kebumen yang sedang bermain di Sumedang, Nanang memilih tetap berkeliaran di Alun-alun untuk mencari mangsa. "Ketika korban akan mengambil motor dan melihat kunci rusak langsung bertanya ke orang di sekitarnya dan ada yang melihat kalau motornya itu sempat ditunggangi pelaku," kata Kapolres Sumedang AKBP Nurullah.
Pelaku yang masih berkeliaran tak jauh dari lokasi langsung dikenali dan dilaporkan ke polisi. "Saat itu juga pelaku ditangkap dan ternyata dari hasil pengembangan polisi dia sudah mencuri 23 motor di Sumedang sejak tahun lalu," kata Kapolres.
Menurut Kapolres, dari hasil pengembangan itu polisi mengamankan motor hasil curian yang sudah dijual sampai ke Ciamis. "Dari Ciamis polisi menangkap enam orang yang menjadi perantara sampai penadahnya. Sebanyak 10 motor sudah diamankan di Mapolres," kata Kapolres.
Pelaku melakukan pencurian seorang diri dengan menggunakan kunci leter T dan beraksi di bawah 10 detik.
Seusai mencuri, motor langsung dijual ke Majalengka dan juga Ciamis. "Saya menjualnya antara Rp 1,8-2 juta per unit motor. Uangnya saya pakai untuk hidup sehari-hari dan berfoya-foya saja," katanya
Nanang merupakan pemain baru dalam dunia kejahatan pencurian motor. Nama pemuda asal Cimungkal ini tak tercatat dalam daftar pemain yang biasa mencuri motor di data polisi.
"Saya belum pernah tertangkap dan kalau mencuri selalu seorang diri. Saya belajar dari Dadan yang kini ditahan di Majalengka," kata Nanang.
Perkenalan dengan Dadan yang merupakana pemain lama pencurian motor di Majalengka ini terjadi awal tahun 2009 lalu. "Kenalan dengan Dadan ketika dia main ke Cimungkal dan dikenalkan teman saya. Saya juga mendapat kunci leter T dari Dadan," kata Nanang. (Sumber: http://www.tribunjabar.co.id/read/artikel/16507/pencuri-motor-tepergok-di-alun-sumedang)
Baca juga:
- Kenaikan TDL Bikin Pengusaha Kecil Kelimpungan
- Pemkab Sumedang Kirim Surat ke SBY untuk Kemerdekaan Palestina
- Jalur Bandung-Sumedang Mulai Pulih
- Jambret Masih Leluasa di Sumedang
- Subang-Sumedang Juga Terputus


