Berita :: Kiriman Member
Cek@snet Sumedang Melakukan Penipuan
Kamis, 02 April 2009 16:08 WIB

Pada pertengahan Desember 2008, Warnet Cek@s Sumedang mengadakan sebuah lomba blogging bertajuk "Sumedang Event Blogger 2009". Memang sangat membanggakan, sebuah warnet yang ikut turut serta dalam proses pencerdasan masyarakat dengan menstimulasi masyarakat untuk terbiasa dengan internet.
Namun, jauh panggang dari api, apa yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang dicapai. Setelah pendaftaran dibuka tanggal 15 Desember 2008 hingga 10 Januari 2009, saya sebagai salah satu warga Sumedang sangat tertarik untuk mengikuti lomba tersebut, dan pada saat pendaftaran (dengan membayar RP. 15.000), panitia mengatakan bahwa pendaftran lomba blog diperpanjang hingga pertengahan Februari dengan alasan "masih banyak peserta yang ingin mendaftar". Dengan lapang dada saya menerima dan ikut mendukung rencana tersebut.
Pada waktu bersamaan pula, panitia mengatakan: "Pengumuman akan dilaksanakan tanggal 1 Maret 2009". Namun hingga kini pengumuman tersebut belum juga dilaksanakan.
Setelah saya coba konfirmasi, ternyata panitia Blog tiba-tiba saja menghilang tidak bisa dihubungi. Saya biasanya menghubungi mereka melalui portal chatting melalui mIRC dengan server DALnet dan room #Sumedang. Ternyata diantara Operator room tersebut ada yang menjadi panitia lomba tersebut namun mereka seperti sengaja menghindar setiap kali saya tanya, malah saya seperti dipermainkan, karena setiap saya tanya salah satu nick panitia, saya selalu di-"ping-pong". Kata nick A, dia bukan panitia yang panitia itu nick B.
kemudian saya tanya nick B, dan menjawab dia bukan panitia yang panitia itu nick C. dan begitu seterusnya.
Saya sangat MENYESALKAN tindakan yang dilakukan para panitia Sumedang Event Blogger 2009. karena hingga kini, saya tidak pernah mendapat informasi tentang kelanjutan dari lomba tersebut.
Saya mengerti bahwa panitia kesulitan dalam mencari dana untuk hadiah (bukan berarti saya mengharap hadiahnya). karena saya yakin para panitia hanya bermodal NEKAT saja, tanpa ada perhitungan dan pengalaman. Tapi sangat disayangkan sekali, selain para panitia hanya bermodal NEKAT, panitia pun bermental TAPE dan bernyali KECIL. Saya berani katakan demikian karena hingga saat ini para panitia tidak ada sedikitpun niat baik untuk mempertanggungjawabkan hal tersebut.
Sangat miris memang, karena tujuan lomba ini adalah untuk pencerdasan namun berujung pada PEMBODOHAN dan PENIPUAN.
Baca juga:


