Artikel :: For Your Information
Rezeki mengalir dari wajah seram
Sabtu, 23 Januari 2010 22:31 WIB

Siapa pun yang melihat sosok Wawan (19), dapat dipastikan akan terperangah. Bahkan, bukan tidak mungkin justru merasa ngeri. Ya, wajah dan penampilan remaja asal Desa Kamurang, sebuah wilayah terpencil di kaki Gunung Kalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ini, memang menyeramkan. Dengan tinggi badan yang sedikit cebol, bentuk kepala membesar dan mengerucut seperti—maaf—telur raksasa, dan kulit tubuh hitam legam, Wawan memang menyuguhkan sosok yang aneh dan ’menakutkan’. Tak heran, sejumlah orang yang menyaksikan penampilan dia di halaman parkir pusat perbelanjaan Sri Ratu, Jalan Pemuda Semarang, banyak yang menggelengkan kepala.
Wawan memang bukan sosok biasa. Keanehan fisik yang dimiliki, ternyata bukan sebuah kecacatan. Dia juga memiliki kekuatan supranatural.Konon, itu merupakan replika dari sosok Eyang Brajakeling, salah satu penunggu Gunung Kalong yang memang sangat dikenal oleh masyarakat Sumedang.
Sejarah kelahiran Wawan memang terbilang unik. Dengan jujur dia mengakui dan merasa benar-benar anak jin penunggu Gunung Kalong yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan Eyang Brajakeling.
’’Suatu ketika bapak saya pergi cukup lama meninggalkan rumah. Pamitnya akan ke hutan di Gunung Kalong. Namun, hanya beberapa hari setelah pergi, bapak kembali ke rumah. Ibu pun tidak curiga dan tetap beranggapan memang benar-benar bapak yang pulang. Seperti pasangan suami-istri yang lain, keduanya juga melakukan hubungan intim,” tutur Wawan.
Marah
Tak lama kemudian, lanjut kisahnya, ibu hamil dan bapak pergi lagi entah ke mana. Saat usia kandungan menginjak dua bulan, bapak kembali pulang. Melihat ibu tengah mengandung, bapak marah besar. Usut punya usut, ternyata bapak mengaku tidak pernah pulang, apalagi sampai berhubungan badan dengan ibu. ’’Setelah ditanyakan oleh orang ’pintar’, ternyata sosok yang menyerupai bapak saya adalah Eyang Brajakeling, penunggu Gunung Kalong. Dari hasil hubungan itu, lahirlah saya dengan kondisi fisik yang seperti ini,” ujar dia.
Menyesalkah dia dengan kondisi fisik seperti itu? Wawan justru merasa bersyukur. Dia tidak pernah minder, sebaliknya malah tumbuh menjadi remaja yang penuh percaya diri. Dengan jujur Wawan mengakui, wajah menyeramkannya itu, justru mendatangkan banyak rezeki.
’’Saya sering diundang ke berbagai acara untuk menghibur orang. Seperti saat ini, bersama Ryan, manusia dengan tinggi 2,10 meter, saya diundang oleh Mbah Bejo (spiritualis yang juga juru kunci Lawangsewu), untuk kegiatan gelar manusia langka di sini,” jelas dia.
Rencananya, Wawan dan Ryan akan hadir di Semarang hingga tiga bulan ke depan. Setelah tampil di Sri Ratu, menurut Mbah Bejo yang sekaligus bertindak sebagai koordinator acara, kedua manusia ’langka’ itu akan diboyong ke Lawangsewu. Hidayatullah Bakrie—Ks. (Sumber: http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=4137&Itemid=61)
Baca juga:
- (17+) Indonesia Undercover
- B. Inggris? Siapa Takut?!
- Pembuat Facebook
- Kamu Pelajar? Mau Beasiswa?
- JatimCrew Susupi Situs Pemerintah Israel


