Obyek Wisata :: Ziarah :: Makam Marongge


Makam Marongge


Makam MaronggePunya masalah cinta ingin tokcer, datanglah ke makam keramat Marongge. Sekurang-kurangnya begitu kata peziarah. Itu sebabnya, ke makam yang terletak di Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang ini, semakin banyak yang datang.

Sebagaimana makam keramat di mana pun, ke makam keramat Marongge, selalu datang peziarah dengan seribu-satu macam keperluan. Mulai dari ingin naik pangkat hingga ingin diberi kemudahan rezeki. Tetapi, yang lebih "hebat" dari itu, keramat Marongge terkenal karena peletnya. Pelet adalah semacam ilmu pemikat cinta. Barang siapa yang tergila-gila oleh perempuan atau lelaki, bila ingin cintanya tokcer, boleh datang ke Marongge.

Marongge adalah makamnya empat orang putri cantik di zaman dulu kala. Mereka adalah Embah Gabug, Embah Setayu, Embah Naidah, dan Embah Naibah. Mereka semua cantik-cantik sehingga membuat tergila-gila siapa pun yang melihatnya. Namun sayang, kendati banyak ksatria, bangsawan bahkan para raja datang melamar, keempat putri itu tak pernah melayani lelaki.

"Kalau ada lelaki yang bisa memanggil kami seperti ini, bolehlah kami dipersunting," tutur para putri itu. Mereka memperagakan sebuah kebolehan. Ke atas permukaan Sungai Cilutung dilemparkan sebuah kukuk (semacam buah untuk disayur, seperti terung bulat tetapi ukuran besar). Buah kukuk itu melayang di permukaan sungai, berjalan menuju ke hilir. Dengan kesaktian para putri cantik, sang kukuk dipanggilnya pulang. Buah kukuk pun kembali menuju ke hulu.

Jadi sejak saat itu, keempat putri cantik selalu dimintai tolong untuk menundukkan sukma. Pelet namanya. Oleh karena itu, di tempat itu hingga kini dikenal pelet Marongge.